
Saya bekerja di KAN Jabung atas inisiatif sendiri, namun pada saat ingin melamar ternyata saya juga mendapatkan informasi dari luar yang kurang menyenangkan menganai pendapatan
Saya bergabung dengan KAN Jabung awalnya karena Ingin bekerja yang dekat dari rumah.Saya mengirim lamaran kerja dan betapa bahagianya ketika itu ada security dari KAN
Saya bergabung di KAN Jabung karena sebelumnya saya adalah seorang peternak sapi perah. Saya harus mendaftar menjadi anggota dan memanfaatkan program-program pengembangan usaha sapi perah.
Pertama diajak dengan teman untuk bergabung dengan KAN Jabung . Tepatnya teman SMA dan memang itu teman akrab karena sudah saya anggap sebagai saudara saya
Dia adalah seorang wanita yang telah memiliki seorang putra bernama Muhammad Aska. Saat ini dia sedang mengandung anak kedua. Dia merupakan sosok perempuan yang dapat
Saat itu kondisi saya sedang down, 6 bulan awal saya bergabung dengan KAN JABUNG. Gaji kecil, kerja di desa, merasa perannya kurang. Saya hanya merasa
Ciri-ciri beliau memiliki postur padan yang tinggi, kurus, dan ramping seperti tiang bendera. Beliau dikenal sebagai orang yang energik dan teliti di KAN Jabung. Ketika
Momen awal saya masuk saya belajar dari pak Dertian. Saat itu saya ditempatkan di kantor BMT Wates. Kantor tersebut terletak di sebelah pasar. Setiap pagi
Laki-laki ini bertubuh gendut, berbadan pendek, bermuka bulat, tetapi disaat senyum memancarkan manisnya ia. Ia penyabar, penyayang, tetapi terkadang suka bolot dan diperdayagunakan. Ia juga
Awal masuk kerja saya di sodorkan untuk penulisan buku piutang. Selama 3 bulan lamanya pada masa magang saya menulis buku piutang anggota. Anggota yang bertransaksi