ceritaKAN Jabung Syariah “Ini Bukan Hutan” by Eva Masnur
“Ini Bukan Hutan” Momen terbaik pada saat saya di KAN Jabung adalah saat saya belajar sesuatu yang lebih/ilmu baru pada orang-orang yang mempercayai saya untuk
“Ini Bukan Hutan” Momen terbaik pada saat saya di KAN Jabung adalah saat saya belajar sesuatu yang lebih/ilmu baru pada orang-orang yang mempercayai saya untuk
“Perjalanan Panjang” Saya bergabung di KAN Jabung awalnya karena saya ingin mencari pekerjaan dekat dari rumah.Saya mengirim lamaran kerja dan betapa bahagianya ketika pada saat
“Amir Fiki Yang Jos” Ia memiliki badan yang besar dengan postur tubuh agak tegak dan berkulit sawo matang. Tinggi badan 165Cm , dengan model rambut
“Matur Nuwun Bunda KAN Jabung” Pada awal masuk KAN Jabung saya berkenalan dengan ibu Misri Sugiarti. Ibu Misri Sugiarti merupakan sosok ibu yang paling memahami
Seorang Pramuniaga Sukses Dia adalah seorang laki-laki yang gemar bermain sepakbola. Hal tersebut saya ketahui saat bermain futsal bersama dengan beliau. Beliau masuk ke KAN
SAYA BUKAN BUNGLON Awalnya saya menjabat sebagai assisten petugas penampungan susu (PPS) selama 1,5 th. Pada tahun 2005 terdapat Lowongan Pekerjaan menjadi Collector yang sekarang
KAN JABUNG dan SAYA Saya bergabung di KAN Jabung tujuan utama saya dulu adalah karena Ibu saya sangat ingin saya bekerja di KAN Jabung karena
Tujuh bulan ini ada karyawan baru KAN Jabung yang cukup menarik perhatian saya. Dia sangat energik dengan tubuh tinggi semampai, sangat membantu posisi dia yang
Wajah Manis yang Memikat Dia berwajah manis, dengan tinggi sekitar 158cm. Kulitnya putih dengan tubuh yang terlihat selalu sehat dan segar. Orangnya murah senyum dan
MEMPENGARUHI HIDUP Di KAN Jabung saya banyak belajar baik tentang teknis pekerjaan maupun kehidupan. Namun guru terbaik saya adalah Bapak Ali Suhadi, beliau adalah manajer