Susu Sapi Segar Ditolak Pabrik? Ini Standar Mutu yang Sering Terlewat

Standar kualitas susu sapi segar di KAN Jabung

Susu Sapi Segar Ditolak Pabrik? Ini Standar Mutu yang Sering Terlewat

Truk pengangkut susu itu terpaksa putar balik dari Industri Pengolahan Susu (IPS). Alasannya sederhana, kadar lemak susu di bawah ambang minimal. Kejadian seperti ini masih sering kami temui di lapangan.

Standar kualitas susu sapi segar adalah kumpulan parameter fisik, kimia, dan mikrobiologis yang wajib dipenuhi susu sebelum diterima industri. Acuan utamanya adalah SNI 3141.1:2011 tentang susu segar, yang diterbitkan Badan Standardisasi Nasional (BSN). Standar ini mencakup kadar lemak, protein, berat jenis, hingga jumlah cemaran bakteri.

Apa Standar Kualitas Susu Sapi Segar Menurut SNI?

SNI 3141.1:2011 menetapkan batas minimal dan maksimal untuk beberapa parameter utama susu segar. Berat jenis susu minimal 1,0270 pada suhu 27,5 derajat Celsius. Kadar lemak minimal 3,0 persen, sementara kadar bahan kering tanpa lemak minimal 7,8 persen.

Selain itu, SNI juga mengatur batas cemaran mikroba melalui uji Total Plate Count (TPC) dan batas titik beku susu. Oleh karena itu, produsen wajib melakukan uji laboratorium sebelum susu dikirim ke industri pengolahan.

Parameter Standar SNI 3141.1:2011
Berat jenis (27,5 derajat C) Minimal 1,0270
Kadar lemak Minimal 3,0 persen
Bahan kering tanpa lemak Minimal 7,8 persen
Uji alkohol Negatif (70 persen)
Cemaran mikroba (TPC) Maksimal sesuai batas SNI

Data ini bersumber dari BSN dan menjadi acuan resmi seluruh produsen susu segar di Indonesia, termasuk KAN Jabung (Koperasi Agro Niaga Jabung Syariah).

Parameter Mutu Susu yang Wajib Dipenuhi Produsen

Parameter mutu susu sapi segar diukur di laboratorium
Pengukuran parameter mutu susu di laboratorium mini koperasi (Ilustrasi)

Selain parameter SNI, ada beberapa uji tambahan yang biasa diminta industri pengolahan susu. Uji ini menjadi penentu apakah susu diterima atau ditolak di titik pengumpulan.

Uji Organoleptik

Uji ini menilai warna, bau, dan rasa susu secara langsung. Susu yang baik berwarna putih kekuningan tanpa bau asam. Dari pengalaman kami, uji organoleptik adalah penyaring pertama sebelum susu masuk tangki pendingin.

Uji Kimia dan Fisik

Uji ini mencakup kadar lemak, protein, dan berat jenis menggunakan alat lactoscan. Sebaliknya, susu dengan kadar lemak rendah biasanya menandakan pakan ternak kurang optimal.

Uji Mikrobiologis

Uji ini mengukur jumlah bakteri melalui metode TPC. Semakin cepat susu didinginkan setelah pemerahan, semakin rendah risiko pertumbuhan bakteri. Itulah mengapa cara menyimpan susu segar agar tidak cepat basi menjadi bagian penting dari menjaga mutu.

Susu yang lolos parameter mutu di atas jauh lebih kecil kemungkinan menunjukkan ciri ciri susu basi saat sampai di tangan konsumen.

Bagaimana KAN Jabung Memastikan Kualitas Susu Sesuai Standar?

Petugas KAN Jabung memeriksa mutu susu di tempat pengumpulan susu
Proses pemeriksaan mutu susu di TPS KAN Jabung sebelum pendinginan

KAN Jabung (Koperasi Agro Niaga Jabung Syariah) menjalankan pemeriksaan mutu di 17 Tempat Pengumpulan Susu (TPS), dengan 15 unit sudah dilengkapi sistem pendingin. Dari pengalaman kami, pengujian dilakukan sejak susu tiba dari 1.619 anggota peternak aktif.

Protokol yang kami terapkan mencakup uji organoleptik, uji alkohol, dan pengukuran suhu sebelum susu masuk ke 20 mesin pendingin berkapasitas total 60 ton. Dengan demikian, susu yang tidak memenuhi standar tidak akan lanjut ke tahap pendinginan massal.

Total produksi susu KAN Jabung mencapai 51.142 liter per hari, gabungan dari susu anggota, mitra, dan farm milik koperasi. Volume sebesar ini menuntut konsistensi mutu di setiap titik pengumpulan, bukan hanya sampel acak.

Yang kami lihat di lapangan, edukasi rutin kepada peternak tentang proses pengolahan susu sapi perah turut menekan angka penolakan susu di tingkat TPS.

Sertifikasi dan Pengujian Mutu Susu di KAN Jabung

Sertifikasi ISO dan Halal produk susu KAN Jabung
Simbol sertifikasi mutu yang menjamin keamanan susu KAN Jabung (Ilustrasi)

Selain mengacu pada SNI, KAN Jabung memegang sertifikasi ISO 9001:2015 untuk sistem manajemen mutu dan ISO 22000 untuk keamanan pangan. Sertifikasi ini diperkuat dengan izin BPOM, label Halal, dan sertifikat NKV untuk unit pengolahan.

Sertifikasi bukan sekadar dokumen di dinding kantor. Namun, sertifikasi ini mengikat setiap tahap produksi, mulai dari penerimaan susu hingga pengemasan produk JABMilk.

Nilai kejujuran dalam menjaga mutu ini sejalan dengan prinsip syariah yang dianut koperasi, di mana produk yang sampai ke konsumen harus bebas dari unsur yang merugikan (gharar). Sebab itu, transparansi hasil uji laboratorium menjadi bagian dari tanggung jawab koperasi kepada anggota dan konsumen.

Konsistensi mutu ini juga tercermin dari cara meningkatkan produksi susu sapi agar berkualitas yang diterapkan bersama peternak mitra, serta tips mempertahankan kualitas susu sapi segar yang rutin dibagikan ke anggota koperasi.

Bagi pelaku usaha atau industri yang membutuhkan pasokan susu segar dengan mutu terjamin, KAN Jabung membuka peluang kemitraan pengadaan. Hubungi KAN Jabung untuk informasi kemitraan pengadaan susu segar berkualitas SNI melalui kanjabungsyariah@gmail.com atau telepon 0341-791227.


Pertanyaan Umum tentang Standar Kualitas Susu Sapi Segar

Apa itu standar kualitas susu sapi segar?

Standar kualitas susu sapi segar adalah kumpulan parameter fisik, kimia, dan mikrobiologis yang diatur dalam SNI 3141.1:2011. Parameter ini mencakup kadar lemak, berat jenis, bahan kering tanpa lemak, hingga batas cemaran mikroba. Produsen wajib memenuhi seluruh parameter ini sebelum susu diterima industri pengolahan.

Berapa kadar lemak minimal susu sapi segar sesuai SNI?

Menurut SNI 3141.1:2011, kadar lemak susu sapi segar minimal 3,0 persen. Kadar di bawah angka ini biasanya menandakan pakan ternak kurang optimal atau susu tercampur air. Oleh karena itu, uji lemak menjadi salah satu pemeriksaan wajib di setiap titik pengumpulan susu.

Kenapa susu sapi bisa ditolak industri pengolahan?

Susu ditolak apabila gagal uji alkohol, kadar lemak berada di bawah standar, atau jumlah bakteri melebihi batas Total Plate Count (TPC). Selain itu, susu dengan bau asam atau warna tidak normal juga langsung disisihkan sejak uji organoleptik. Dari pengalaman kami, penolakan paling sering terjadi karena keterlambatan pendinginan setelah pemerahan.

Bagaimana cara mengetahui susu sapi masih berkualitas baik?

Susu berkualitas baik berwarna putih kekuningan dan tidak berbau asam. Susu ini juga harus lolos uji alkohol serta memenuhi batas berat jenis minimal 1,0270 pada suhu 27,5 derajat Celsius. Namun, kepastian mutu tetap membutuhkan uji laboratorium, bukan hanya pengamatan fisik semata.

Apa saja sertifikasi mutu yang dimiliki KAN Jabung?

KAN Jabung (Koperasi Agro Niaga Jabung Syariah) memegang sertifikasi ISO 9001:2015 untuk sistem manajemen mutu dan ISO 22000 untuk keamanan pangan. Sertifikasi ini diperkuat dengan izin BPOM, label Halal, dan sertifikat NKV pada unit pengolahan susu.

Apakah susu segar dari peternak kecil bisa memenuhi standar SNI?

Bisa, selama peternak menjaga kebersihan proses pemerahan dan segera mendinginkan susu setelah diperah. Yang kami lihat di lapangan, pendampingan rutin kepada anggota peternak membuat susu dari skala kecil pun konsisten memenuhi standar SNI sebelum masuk tangki pendingin koperasi.


Menjaga Mutu Susu, Menjaga Kepercayaan Peternak dan Konsumen

Standar kualitas susu sapi segar bukan sekadar syarat administratif dari industri pengolahan. Standar ini adalah jaminan bahwa susu yang sampai ke konsumen benar-benar layak konsumsi dan bebas dari risiko yang merugikan.

Bagi KAN Jabung (Koperasi Agro Niaga Jabung Syariah), menjaga mutu susu sejak dari kandang hingga tangki pendingin adalah bentuk tanggung jawab kepada 1.619 anggota peternak dan konsumen produk JABMilk.

Dengan demikian, setiap liter susu yang lolos standar SNI adalah hasil kerja bersama antara peternak, petugas lapangan, dan sistem manajemen mutu yang konsisten dijalankan koperasi.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest