
Bisnis pertanian berfokus pada penerimaan tebu dari anggota dan mitra untuk di pasarkan melalui industry pengolahan gula, baik internal maupun eksternal dan menyalurkan pupuk bersubsidi kepada anggota, serta menyediakan berbagai sarana pertanian lainya seperti pupuk non subsidi urea phonska, ZA dan ZA Plus, pupuk organic Etiroganik, pupuk cair Slurry dan jasa alsintan.
Bisnis Pertanian menjadi cikal bakal usaha KAN Jabung sebelum unit sapi perah berkembang. Sejak dekade pertama, unit ini konsisten mendampingi petani anggota melalui penyediaan sarana produksi pertanian dan penyerapan hasil panen, sejalan dengan misi koperasi meningkatkan kualitas hidup anggota dan masyarakat sekitar.
Sebagai unit yang menopang anggota petani, Bisnis Pertanian menjalankan sejumlah layanan mulai dari penyediaan sarana produksi hingga penyerapan hasil panen.
Kegiatan Bisnis Pertanian didukung oleh jumlah anggota, luas lahan, dan hasil produksi yang tercatat konsisten dari periode ke periode.
95 anggota, 45 mitra (2025 Semester 1)
850 hektare
38 anggota
905 hektare
40 m²
133.912 kuintal