
Yoghurt adalah salah satu produk olahan susu yang banyak digemari karena rasa asam segarnya serta manfaatnya bagi kesehatan pencernaan. Produk ini dibuat melalui proses fermentasi dengan bantuan bakteri baik seperti Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus. Kedua bakteri ini berperan penting dalam menciptakan rasa, aroma, serta tekstur yoghurt.
Namun, karena mengandung bakteri hidup, yoghurt termasuk makanan yang sangat sensitif terhadap perubahan suhu. Jika disimpan sembarangan atau dibiarkan terlalu lama di suhu ruang, kualitas dan keamanannya bisa menurun. Oleh karena itu, penting mengetahui cara menyimpan yoghurt yang benar agar tahan lama dan tetap aman dikonsumsi.
Yogurt Tahan Berapa Lama di Suhu Ruang?
Pertanyaan ini sering muncul, terutama bagi Anda yang baru membeli yoghurt dari minimarket atau sedang membawanya dalam perjalanan. Secara umum, yoghurt hanya bertahan sekitar 1–2 jam di suhu ruang. Setelah lebih dari itu, bakteri baik di dalamnya bisa mulai mati, sementara bakteri jahat justru dapat tumbuh apabila kondisi mendukung.
Jika yoghurt sudah berada di suhu ruang lebih dari dua jam, sebaiknya jangan dikonsumsi, terutama jika tekstur, aroma, atau rasanya mulai berubah.
Berapa Lama Yoghurt Bisa Tahan di Kulkas?
Untuk menjaga kualitasnya, yoghurt harus disimpan dalam lemari es.
-
Yoghurt yang belum dibuka: biasanya tahan 7–14 hari sejak tanggal produksi.
-
Yoghurt yang sudah dibuka: idealnya dikonsumsi dalam 5–7 hari agar tetap aman.
Selama disimpan di kulkas dengan suhu stabil (sekitar 4°C), bakteri baik dalam yoghurt akan tetap aktif tanpa merusak kualitas produk.
Cara Menyimpan Yoghurt Agar Tahan Lama
Dirangkum dari Healthy Eating dan Dairy Farmers of Canada, berikut langkah penyimpanan yoghurt yang benar agar tidak cepat rusak:
1. Periksa tanggal produksi dan kedaluwarsa
Sebelum membeli, selalu periksa:
-
Tanggal pembuatan
-
Tanggal kedaluwarsa
Pilih yoghurt dengan masa kedaluwarsa yang masih cukup panjang agar lebih lama bisa disimpan.
2. Segera simpan di kulkas
Yoghurt harus cepat disimpan dalam lemari es setelah dibeli. Untuk menjaga kualitasnya:
-
Jangan letakkan di pintu kulkas, karena bagian ini paling sering berubah suhu.
-
Simpan di rak bagian belakang kulkas agar suhunya tetap stabil dan dingin.
3. Konsumsi dalam 5–7 hari setelah dibuka
Setelah segel terbuka, yoghurt akan lebih cepat terpapar udara dan bakteri. Karena itu, sebaiknya habiskan dalam waktu satu minggu.
4. Tutup rapat agar tidak menyerap bau makanan lain
Yoghurt mudah menyerap aroma dari makanan berbau menyengat di kulkas. Pastikan wadahnya tertutup rapat agar rasa dan aromanya tetap terjaga.
5. Gunakan sendok bersih saat mengambil yoghurt
Selalu gunakan sendok yang kering dan bersih agar tidak terjadi kontaminasi silang yang dapat mempercepat yoghurt menjadi rusak.
6. Jangan memasukkan kembali yoghurt yang tersisa
Jika yoghurt sudah dikeluarkan ke mangkuk atau sendok, jangan dikembalikan ke wadah aslinya. Sisa makanan bisa membawa bakteri dan merusak seluruh isi yoghurt.
7. Jangan biarkan yoghurt di suhu ruang lebih dari dua jam
Untuk menjaga keamanan pangan, yoghurt tidak boleh dibiarkan di suhu ruang lebih dari 2 jam, terutama di daerah tropis yang panas.
8. Buang yoghurt yang sudah berjamur
Jika ada bercak jamur di permukaan atau tutupnya, buang seluruh produk. Jamur menandakan adanya kontaminasi bakteri berbahaya.
Kesimpulan
Yoghurt adalah makanan sehat yang perlu penyimpanan tepat agar manfaatnya tetap optimal. Jawaban untuk pertanyaan “yogurt tahan berapa lama di suhu ruang?” adalah maksimal 1–2 jam saja. Selebihnya, risiko kerusakan meningkat.
Dengan menyimpannya di kulkas, menutup wadah rapat-rapat, dan selalu menggunakan sendok bersih, yoghurt bisa bertahan lebih lama dan tetap aman dinikmati.





