KAN Jabung kembali menegaskan perannya sebagai koperasi percontohan nasional dengan menjadi tuan rumah program Magang Pengurus Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) 2025. Kegiatan ini berlangsung pada 20–24 November 2025 dan diikuti oleh 40 pengurus koperasi dari berbagai provinsi di Indonesia.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Koperasi dan UKM dengan KAN Jabung. Tujuannya sederhana, tetapi dampaknya besar, yaitu meningkatkan kapasitas pengurus koperasi desa agar mampu mengelola lembaganya secara profesional, transparan, dan berkelanjutan.
Peserta datang dari berbagai latar belakang wilayah. Ada yang berasal dari desa pegunungan, pesisir, hingga kawasan pinggiran kota. Perbedaan ini justru menjadi kekuatan, karena setiap peserta membawa karakteristik dan tantangan unik dari daerah masing-masing.
KAN Jabung Dipilih sebagai Role Model Koperasi Nasional

KAN Jabung dipilih bukan tanpa alasan. Koperasi ini dinilai sukses membangun ekosistem usaha terintegrasi mulai dari sektor peternakan, keuangan syariah, pakan ternak, produksi susu olahan, hingga retail modern.
Selama ini, KAN Jabung dikenal sebagai koperasi yang mampu mengelola unit usaha dengan prinsip profesionalisme, akuntabilitas, dan keberlanjutan. Oleh sebab itu, peserta magang tidak hanya belajar teori, tetapi juga menyaksikan langsung praktik koperasi modern dengan sistem yang telah berjalan matang.
Materi Magang Dirancang Aplikatif dan Mudah Dipahami
Selama lima hari kegiatan, peserta mendapatkan materi yang disusun secara bertahap dan praktis. Materi pertama membahas penyusunan laporan keuangan koperasi.
Peserta belajar tentang:
-
Struktur laporan keuangan
-
Neraca koperasi
-
Laporan laba rugi
-
Prinsip transparansi dan akuntabilitas
Selain itu, KAN Jabung juga memperkenalkan penggunaan sistem digital untuk pencatatan transaksi dan pelaporan keuangan.
Materi berikutnya adalah success story KAN Jabung. Peserta diajak memahami perjalanan koperasi dari masa awal berdiri hingga menjadi koperasi besar dengan unit usaha yang beragam. Kisah ini memberikan inspirasi bahwa koperasi dapat tumbuh besar jika dikelola dengan visi jangka panjang.
Pembelajaran Keuangan Syariah dan Retail Modern
Salah satu materi favorit peserta adalah pengelolaan keuangan syariah. Dalam sesi ini, peserta mempelajari:
-
Prinsip akad pembiayaan
-
Manajemen risiko
-
Penilaian kelayakan usaha anggota
-
Pembiayaan berbasis keadilan
Peserta juga mendapatkan materi tentang manajemen retail modern. KAN Jabung membagikan strategi pengelolaan toko, mulai dari:
-
Penataan display produk
-
Pengelolaan stok
-
Penentuan harga
-
Sistem kasir digital
-
Pengelolaan supplier
Materi ini penting karena banyak koperasi kini mulai mengembangkan unit usaha retail untuk memperkuat pendapatan.
Digitalisasi Jadi Kunci Koperasi Masa Depan
Sesi berikutnya membahas manajemen sistem dan digitalisasi koperasi. Peserta diperkenalkan pada sistem informasi terintegrasi yang digunakan KAN Jabung untuk:
-
Data keanggotaan
-
Transaksi keuangan
-
Distribusi pakan ternak
-
Produksi susu
-
Laporan usaha
Digitalisasi ini membantu koperasi bekerja lebih cepat, tepat, dan akurat. Peserta bisa langsung berdiskusi tentang kendala digitalisasi yang dihadapi di daerah masing-masing.
Kunjungan Lapangan ke Unit Usaha KAN Jabung
Selama kegiatan, peserta mengikuti factory visit ke berbagai unit usaha.
Kunjungan pertama dilakukan ke Tempat Penampungan Susu (TPS). Peserta menyaksikan proses penerimaan susu, uji mutu, dan pencatatan data.
Selanjutnya, peserta mengunjungi unit produksi susu olahan. Mereka melihat proses pasteurisasi, pengemasan, serta strategi menjaga kualitas produk.
Kunjungan terakhir dilakukan ke pabrik pakan ternak. Di sini, peserta mempelajari bagaimana pakan diformulasikan sesuai kebutuhan sapi perah.
Evaluasi dan Komitmen Peserta
Pada hari terakhir, kegiatan ditutup dengan sesi evaluasi. Hampir seluruh peserta menyampaikan kesan positif.
Banyak yang berkomitmen:
-
Memperbaiki sistem laporan keuangan
-
Mengembangkan unit usaha koperasi
-
Menerapkan prinsip keuangan syariah
-
Mulai digitalisasi koperasi desa
Kementerian Koperasi dan UKM menyatakan bahwa program magang seperti ini akan terus dikembangkan karena terbukti efektif mencetak pengurus koperasi yang kompeten.
KAN Jabung Tegaskan Komitmen Berbagi Ilmu
KAN Jabung menyatakan kesiapan untuk terus menjadi mitra pembelajaran koperasi di Indonesia. Pintu magang, studi tiru, dan pendampingan tetap terbuka bagi koperasi yang ingin berkembang.
Program ini membuktikan bahwa peningkatan kualitas pengurus adalah fondasi koperasi yang kuat. Dengan SDM yang kompeten, koperasi desa dapat tumbuh menjadi pilar ekonomi lokal.
Kesimpulan
Magang KDKMP 2025 di KAN Jabung bukan hanya berisi pembelajaran teknis, tetapi juga pembentukan mental kepemimpinan koperasi.
Program ini melahirkan semangat baru untuk membangun koperasi desa yang:
-
Profesional
-
Mandiri
-
Berkelanjutan
-
Siap menghadapi transformasi digital
KAN Jabung kini bukan sekadar koperasi daerah, tetapi telah menjelma menjadi role model koperasi nasional.





